Jumat, Oktober 29, 2010

Bunda is Hungry Too

Hai..
Pernah nggak saat menyuapi anak-anak, kita yang ibu-ibu ngiler berat sama makanan anak sendiri. Hmm...apa cuma gue doang ya? Ha ha ha!

Anak-anak kadang susah makan ya. Mungkin karena mereka bosan. Sebetulnya sih kalau nggak ingat usaha kita memasaknya, sikap mereka dapat dimengerti. Makan nasi setiap hari? Huh!
Dulu waktu aku masih kecil juga seringkali bosan sama yang namanya nasi. Tapi karena pengasuhku dulu adalah almarhumah Nenek, yang dengan.. ehm-beliau banget deh, bisa membuatku makan nasi lagi hanya dengan berkata, "Orang kalo nggak mau makan biasanya udah mau mati". Hiiii..aku takut dan terpaksa makan lagi, he he he. Yah, maklumlah, beliau kan orang 'dulu', Betawi pula. Jadi nggak ada tuh urusan rayu-merayu atau metode-metode ilmiah tentang dampak psikologis anak. Bwahaha! Anyway it works, thooo?!
Jadi sekarang kalau anak-anak susah makan, dugaan selain karena mereka ngantuk atau sakit atau kenyang karena cemilan, adalah mungkin mereka bosan dengan nasi. Maka, kubuatkanlah makanan selain nasi, seperti pasta, mi, bihun, atau kentang. Makanan ini kan enak-enak, bahkan bagiku juga. Jadi kalau sedang menyuapi mereka makanan ini, kadang Bunda jadi ngiler he he he!
Tapi nggak tega juga ya, kalau ikut makan makanan mereka. Aku juga nggak pernah terpikir membuat porsi makanan mereka lebih banyak biar aku bisa ikut makan. Soalnya nanti makanan buatan Mamah bisa nggak kemakan, he he. Salah satu makanan yang suka bikin aku ngiler sendiri yaitu kalau aku bikin pasta/noodle with white sauce. Nyummmiiiieeeeh..!
Nggak cuma emaknya lho ternyata yang suka ngilerin makanan anak, bapaknya juga suka ngiri kalau anak-anak lagi dibuatin omelette. Ternyata juga, bukan cuma kami, tapi sepasang suami-istri yang juga sepupuku suka ngiler melihat rantangan sehat anak mereka. Hwehehe, jadi nggak salah dong kalau Bunda ngejilatin sisa saus yang menempel di mangkuk makanan anak-anak. Haaa...jorok! ;P

Kamis, Oktober 07, 2010

Pretty

You know,
it's been quite long I've been at home, not seeing so many people like I used to at work. I'm no longer dressing, touch my face with some make up (even though I usually done it sheerly), or try new hair style.
At this very moment -sigh- I have to remind myself that I'm pretty.
Yes, I have to.
Because I usually forgot.
So whenever noone tells me that I'm pretty. I have to remember that I AM. Because if not, it will take me down.
So love me God.

Selasa, Oktober 05, 2010

First One

Salaam,
So this is my first post with my new look. Embarassing tho, that this look I shot after few quick mix'n'match before leaving the house. Aaaaand, this is not the look of my first day wearing hijab. Um, no.
My first day wearing hijab is quite a mess. Because I wore silky headscarf without any undercap. Hello... I was busy with my scarf all the time at the mall.
Well, at least I know now (duh!) I must not wearing silky scarves without any undercap (and many pins, I guess).
So here I just grab my quite-new maxi dress and my very old black denim jacket. I wear slip-on hijab made of jersey, very comfy. Sorry about the blur picture. As you see I took a shot of myself while holding a cart 'filled' with my sons. Not good at all. My poor capability of taking a shoot of myself seems not ended yet. Hmm, better luck next time :D.
Anyway, I hope I could ask someone, how did I look?


Oh, I almost forgot, the dress is made of cotton I think. I forgot about the price, but I'm pretty sure it's not more than IDR.100.000 (it's no more than USD11 maybe).
Ok, see you next week ;)
Salaam