Selasa, Maret 17, 2009

Tidur

Tidur..
Ah..hm..
Kasur, yg dipasangi seprai bersih katun. Fresh from lemari. Seprainya di atas kasur dibentangkan, ditarik kuat-kuat ke semua sisi sambil diselipkan di bawah kasur. Seprainya lalu jadi licin seperti habis disetrika langsung di atas kasurnya. Lalu..terjun!
Hmmmm..rasanya hangat tapi juga adem. Terasa aroma kain baru disetrika. Badan awalnya serasa mengambang di atas kasur, tapi kemudian tenggelam. Blep..blep..
Angin dari jendela membuat tirai bergoyang pelan, menyalurkan angin sejuk semilir demi semilir. Irama yang cocok untuk mulai menghipnotis diri untuk segera tidur.. dan tidur.. tidur.. tid..
Yap, itulah gambaran tidur siang yang enak. Lezat. Gurih. Manis. Lembut. Sejuk.
Yang selalu ada waktu aku masih kecil. ENek (my beloved granny alm.) selalu menyediakan tempat tidur yang 'sempurna' seperti itu. You just jump on it, sleep in it, leave it messed, and voila, you come back to find it perfect again.
But, the granny is away. Beliau juga bukan lagi pasangan tidurku. Jangan berharap menemukan kasur lezat itu sekarang kalau si pembantu hanya merapikan sekali saja sehari.
Bahkan, jangan terlalu berharap bisa tidur siang hari.
BAHKAN, jangan berharap bisa tidur pulas di MALAM hari!
Punya anak dua, bayi dan batita, sleeping is a luxury.
Awal-awal punya bayi benar-benar bikin mabok, plus penuh pemberontakan diri karena bertanya-tanya kenapa si bayi nggak memperbolehkan kita tidur. Tapi, akhirnya, kita terpaksa menerima bahwa bayi adalah raja. Duh.
Anyway, meskipun berhasil membawa mereka pada kebiasaan tidur yang cukup sesuai jadwal ("udah mau jam 8 malam, ayo anak-anak, pakai piyama sekarang!" Basil: "Aaaah!" -kabur), tapi kegiatan siang yang penuh serta menyusui si dedek 2-3 kali semalam masih membuatku kurang tidur.
Mungkin kurangnya tidurku hingga kini terakumulasi terus. Ya, dari masa-masa hamil si abang kecil pun aku sudah mulai susah tidur. Kalau dihitung-hitung, yah, hampir tiga tahun mungkin?
Waw.. Lama juga ya?
Mungkin itu sebabnya akhir-akhir ini aku bisa saja ketiduran di mana saja kapan saja. Baru dua hari ini deh tepatnya. Literally anytime. Even when I was bathing Basil this morning. Parah, ya?
Terus kapan bisa tidur nikmat lagi? Entahlah. 1-2 tahun lagi mungkin?
Wawww...

5 komentar:

Anonim mengatakan...

i need to have a HUGE quality of sleep too these days dear... :-( w~

Mommy's Madness mengatakan...

Hehe.. Nice to have a 'company', Tante wiiiiddd!! Lo mah krn kbanyakan oraraga

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.